Showing posts with label sensory play. Show all posts
Showing posts with label sensory play. Show all posts

Thursday, October 17, 2013

Bubble-turned-into-Ice cream dough

Sewaktu merencanakan kegiatan homeschool kami, saya menginginkan untuk sebisa mungkin memasukkan sensory play ke dalam kegiatan anak-anak. Masih dalam rangka mewujudkan keinginan itu, waktu 17an Agustus 2 bulan yg lalu, saya iseng membuat sensory play berupa Bubble Dough, terinspirasi dari blog post Creative Playhouse. Kebetulan di rumah salah buka kemasan sabun cuci piring (padahal di botol masih banyak), jadinya akhirnya nyoba buat dough yang sepertinya menarik teksturnya ini. Karena bertepatan dengan momen 17an, saya iseng membuatnya menjadi 2 warna: pink (maksudnya sih merah, tapi pewarnanya gak cukup gelap) dan putih.

Resepnya ngikutin yang di  Creative Playhouse: 1 cup maizena, ½ cup sabun pencuci piring, dan 2 sdt minyak goreng... yah kurang lebih dasarnya segitu, tapi prosesnya nambah sana-sini sampai akhirnya jadi deh si bubble dough itu!


Anak-anak langsung diungsikan ke halaman depan rumah supaya nggak bikin rumah terlalu kotor, jadi mereka juga lebih bebas bermain. Selain cetakan buat play-doh, saya juga keluarkan cetakan silikon buat kue. Alih-alih teksturnya seperti di blog tadi, eeeh ini teksturnya malah lebih mirip es krim! Jadilah Little Bug buka toko es krim dadakan... dan Baby Bird juga ikut-ikutan megang-megang sambil diawasi ketat oleh Mama (karena dough ini non-edible). Looks yummm... dan sepertinya akan mencoba membuat lagi dengan menggunakan jenis sabun cuci tangan deh, karena masih penasaran ingin mendapatkan tekstur seperti yg ditampilkan blog aslinya. You scream...I scream... we all scream for ice cream!!


Friday, August 16, 2013

Sensory play: air



16 agustus 2013

 Pagi ini, matahari cerah dan udara cukup hangat, nggak terlampau dingin seperti beberapa hari sebelumnya. Mama yang masih berusaha memadu-padankan kegiatan harian tiba-tiba ingin mencoba melakukan sensory play sehabis makan pagi. Ya, sensory play alias bermain yang melibatkan lebih dari 1 alat indera. Cara bermain ini sangat penting bagi anak-anak balita, seperti yg bisa dibaca di artikel ini dan di sini.

Saya memang ingin lebih banyak memasukkan jadwal sensory play ke dalam kegiatan belajar kami, walaupun masih belum mulai membuat senosry bins/trays/tables yang kreatif-kreatif seperti yang ada di Pinterest. But, seperti salah satu advice yg saya baca dari buku ttg homeschooling (dan dari forum-forum juga), mulailah dengan apa yang ada dan apa yang bisa dilakukan. Buat saya, paling gampang adalah dengan media air dan pasir. Supaya nggak berantakan, saya bawa tempat main airnya ke halaman depan yg ada rumputnya (sekaligus membiasakan Little Bug untuk menginjak rumput tanpa alas kaki--- sesuatu yang dia kadang masih geli, lain banget dengan Baby Bird yang doyan nyeker ke mana-mana *hadeeh, anak cewek satu iniiiiii*). Meja yg saya gunakan itu sebenarnya adalah sand & water table versi pasar gembrong (yg mirip2 dengan versi E*C yg harganya hampir 4 kali lipatnya, huhuhu). Tapi karena Little Bug dulu maunya pasir semua, jadilah lengser kegunaan jadi sensory table sajah yg bisa dibawa ke halaman depan (mempermudah pembersihan) dan ada 2 bagian jadi masing2 kakak-adik dapet tempatnya masing-masing.

Anyways, pagi ini cukup diisi dengan 2 baskom air dan pake beberapa bola plastik, pistol air, dan cangkir2 plastik, ta-daaa, jadilah mereka main air di halaman sambil emaknya menyiram tanaman dengan tenang :) Saya nggak terlalu melakukan "narasi" untuk proses bermain mereka, hanya mengamati dan kasih komentar sana-sini tentang apa yg mereka lakukan. I just let them explore the water, tuang sana tuang sini, jebur sana sini, kecipak kecipuk, dan bahkan sampe diminum sedikit pas saya lagi ambil air lagi *hadeeh, untung air bersih dan mejanya juga habis saya cuci dengan sabun cuci piring sebelum dipakai tadi pagi*. Next time insyaaAllah akan tambah lagi narasi kegiatannya dan akan lebih terencana, namanya juga dadakan, hehehe...

Setelah basah-basahan, mereka langsung mandi (tanpa paksaan) dan Baby Bird nyusu lalu tidur pagi dengan sukses; Little Bug punya 1-on-1 time dengan Mama untuk melanjutkan pembuatan lapbook tentang “Indonesia & Aku”. Well, not for long sih, trus Baby Bird bangun dan ikutan eksplorasi krayon hahaha ;D

Sepertinya saya akan melakukan hal ini lagi, kalau cocok yaa bisa setiap hari :)  Dengan melakukan sensory play sebelum mandi pagi, saya nggak 2x kerja mandiin anak-anak; mereka mau se-messy ­apapun juga gak masalah karena belum mandi. Juga setelah bermain, mereka sukarela langsung mandi dan syukur2 Baby Bird akan cukup “capek” sehingga akan tidur pagi sebentar, jadi memudahkan adanya waktu 1-on-1 dengan Little Bug untuk kegiatan belajar yg sifatnya arts n crafts, worksheet, dll yg rada ribet kalau ada Baby Bird (karena dia ingin sekali ikutan apa yg kakaknya lakukan). Well, that’s 1 hopefully solved, alhamdulillah! Tinggal coba-coba jadwal untuk sisa harinya hehehe ;p