Thursday, October 20, 2016

Bilingual Reader 2.0

Little Bug dan adik2nya adalah anak2 yg terlahir dengan internet (literally) di tangan mereka 😅 Meskipun demikian, saya yg old-school ini tetap mengajarkan mereka cara mencari informasi dengan menggunakan aneka macam buku referensi, dari almanak, ensiklopedia, bahkan kamus. Saya tahu, jauh lebih praktis untuk mencari informasi via internet... but just in case, hendaknya mereka dapat 'basic'-nya dulu sebelum ujung2nya kembali ke si mbah gugel hehehe 😂

Anyways, sejak awal kelas 2 SD ini, Little Bug mulai membaca chapter books untuk anak2. Berdasarkan sebuah artikel (link menyusul), saya mendapat informasi kalau setelah anak2 lancar membaca kalimat2 dan cerita sederhana, sebaiknya mereka lalu diajak membaca buku yang levelnya lebih sulit. Tujuannya agar mereka memperoleh kosa kata yang lebih sulit dan jarang digunakan dalam bahasa lisan. Selain itu, membaca cerita dengan plot lebih dalam akan memberikan kesempatan untuk belajar berempati dengan kehidupan/permasalahan si tokoh. Yup, lagi2 kembali ke keterampilan berempati, yang bisa dilatih salah satunya dengan membaca aneka cerita.

Kami mulai dengan pilihan antara 3 buku karangan EB White, yang mana Little Bug memilih yg berjudul The Trumpet Of The Swan. Setiap 2 hari sekali (2-3x seminggu) kami membaca bersama 1 bab--- terkadang bergantian tetapi seringnya dia membaca dengan keras dan saya duduk di sampingnya sambil mengawasi bacaannya. Ketika ada kosa kata yang tidak dimengerti, Little Bug menggunakan Google Translate dan mengetik sendiri kata yg ingin diterjemahkannya. Kami lalu melihat aneka definisi sekaligus belajar berbagai komponen (kata benda, kata kerja, dkk) dan aneka kosa kata dalam Bhs. Indonesia. Selain itu, dia sekalian berlatih spelling dengan sendirinya (karena kalau salah ketik, maka terjemahannya pun akan salah, kan?). Sekali mendayung, 1-2 pelajaran terlampaui hihihi 😉 Terakhir, di setiap akhir bab, kami berdiskusi mengenai isi bab tersebut. Selain melatih secara riil keterampilan menceritakan kembali isi sebuah tulisan, saya juga mengajaknya untuk berempati terhadap tokoh2 di dalam cerita tsb serta mengecek pemahamannya terhadap isi bab tadi. Awal2nya agak sulit, namun lama2 semakin terbiasa dan jadinya dia semakin berpikir ketika membaca, nggak hanya membaca kata2 tanpa berusaha memahami isi tulisan tsb. Paling sebel kan kalau anak2 habis membaca suatu buku lalu ketika ditanyakan apa isi bacaan tsb, mereka menjawab "nggak tahu" ... grrr... itu sih saya yah hahaha 😁

Anyways, ini adalah salah satu kegiatan kami bersama.. anak2 belajar, mamanya juga ikut belajar kosa kata... contoh nyata bahwa mama nggak perlu tahu semuanya, karena bisa dicari tahu bersama-sama. We are life-long learners, right? 😊

No comments:

Post a Comment